loading...

RANGKUMAN BEBERAPA MATERI UJIAN NASIONAL ILMU PENGETAHUAN ALAM BIOLOGI SMP 2014



A.    Ciri-ciri Makhluk Hidup
1.      Tumbuh : dari kecil à besar ( biasanya gambar kecambah menjadi tumbuhan yg sudah berdaun).
2.      Berkembang : proses pertumbuhan menuju kedewasaan.
3.      Berkembangbiak / Reproduksi : dari satu à banyak (biasanya gambar tumbuhan/hewan dan anaknya).
4.      Bernapas. (pada tumbuhan dengan stomata)
5.      Bergerak.
6.      Menanggapi rangsang (Iritabilitas).
7.      Memerlukan makanan.
8.      Adaptasi.
9.      Metamorfosis (kupu/katak) : merupakan ciri Tumbuh dan Berkembang.
10.  Perbedaan ciri Tumbuhan dan Hewan

Tumbuhan
Hewan
- Tumbuh tak terbatas
- Bergerak pasif
- Tumbuh terbatas
- Bergerak aktif

B.     Ciri-ciri Pengelompokan Makhluk Hidup
1.      Perbedaan monokotil( berkeping satu) dan dikotil (berkeping dua)

Monokotil
Dikotil
- Memiliki sistem akar serabut.
- Tulang daun Melengkung atau sejajar.
- Ada tudung akar (kaliptra).
- Satu buah keping biji (kotiledon) saja.
- Tidak terdapat kambium.
- Kelopak bunga kelipatan tiga.
- Tidak berkembang mjd membesar.
- Akar tunggang.
- Menyirip / menjari.
- Tidak mempunyai kaliptra.
- Dua buah keping biji.
- Berkambium.
- Kelipatan 4 atau 5
- Tumbuh membesar.

2. Perbedaan tumbuhan tidak berpembuluh (Thallophyta) dan berpembuluh (Tracheophyta)

Thallophyta
Tracheophyta
-      Tumbuhan yang belum mempunyai akar, batang, dan daun sejati.
Misal : Lumut (Bryophyta), alga, jamur (Fungi), lumut kerak (Lichenes), lumut lendir
-    Tumbuhan yg telah memiliki akar, batang, daun sejati.
-    Misal : Tumbuhan paku (Pteridophyta), tumbuhan biji (Spermatophyta).


3.      Perbedaan tumbuhan biji terbuka (Gymnospermae) dan biji tertutup (Angiospermae)

Gymnospermae
Angiospermae
a.       Biji tidak ditutupi daging buah.
b.      Tidak punya bunga sejati.
c.       Tidak ada mahkota bunga.
d.      Menghasilkan 2 spora berlainan.
e.       Reproduksi dalam strobilus.
f.       Pembuahan tunggal.
a.       Biji ditutupi daging buah.
b.      Mempunyai bunga sejati
c.       Ada mahkota bunga.
d.      Pembuahan ganda.

4.      Klasifikasi Hewan Vertebrata / bertulang belakang (Chordata) :
-          Pisces (golongan ikan)
-          Amphibia (golongan katak)
-          Reptilia (golongan Kadal) : kadal, buaya, ular, penyu/kura-kura.
-          Aves (golongan burung/unggas)
-          Mamalia (hewan menyusui)

5.      Klasifikasi Hewan Avertebrata / Invertebrata (tidak bertulang belakang)
a.    Porifera (Hewan Berpori) : Spongia dan Hippospongia dapat digunakan sebagai spons mandi.
b.      Vermes (golongan cacing) : Platyhelmintes, Nemahelmintes, Anelida.
c.       Molusca ( tubuh lunak) : siput, bekicot, kerang, cumi-cumi, keong.
d.    Echinodermata (hewan berduri) : Bintang laut, Lilia laut, Bulu babi, Teripang (Ketimun laut), Bintang Ular.
e.       Arthropoda (Hewan beruas-ruas) : Serangga (insecta), laba-laba, udang, lipan.

C.    Interaksi Antar Makhluk Hidup
1.      Simbiosis
a.      Simbiosis Mutualisme (Saling menguntungkan)
·         Burung jalak dengan kerbau (makan kutu)
·         Lebah dengan bunga (membantu penyerbukan)
·         Bakteri E. coli dengan manusia (menghasilkan vit. K)
·         Bakteri Rhizobium dengan akar tanaman polong (mengikat Nitrogen)
b.      Simbiosis Parasitisme (satu untung satu rugi)
·         Benalu dengan tanaman inang
·         Kutu dengan hewan inang
·         Raflesia arnoldi (Bunga Patma/ Patma Raksasa) dengan tanaman inang (Liliana)
c.       Simbiosis Komensalisme (Satu untung yg lain tidak untung dan tidak rugi)
·         Ikan remora dengan ikan hiu
·         Bunga anggrek dengan tanaman inang
·         Sirih dengan pohon randu

2.      Rantai makanan / Jaring-jaring makanan
Lihat saja arah anak panah :
·         Bila salah satu populasi menurun, maka di depannya meningkat, dibelakangnya menurun atau terancam punah.
·         Bila salah satu populasi meningkat, maka di depannya menurun, dibelakangnya ikut meningkat.

D.    Usaha Manusia mengatasi pencemaran lingkungan
1.      Pemanfaatan sampah
a.      Reuse (penggunaan kembali) : wujud masih sama seperti bentuk aslinya.
-          Botol aqua dijadikan vas bunga
b.      Recycle (daur ulang) : wujud telah berubah.
-          Sampah organik dijadikan kompos.

2.      Usaha-usaha mengatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan
-          Membatasi penggunaan kendaraan bermotor
-          Pabrik harus mempunyai cerobong asap, dan daur ulang limbah pabrik
-          Menanam pohon di pinggir jalan
-          Membuat undang-undang anti pencemaran
-          Membuat sengkedan di lahan miring
-          Melaksanakan kegiatan reboisasi
-          Memisah sampah organik dan sampah anorganik
-          Membuat paru-paru kota
-          Memberantas hama secara biologis

3.      Pemanasan global
-          Lapisan ozon berfungsi menyerap radiasi sinar ultraviolet matahari, ozon dapat rusak karena gas CFC (Chloro Fluoro Carbon) yg terdapat pada Freon, farfum semprot.

E.     Usaha Manusia dalam melestarikan makhluk hidup
1.      Taman Nasional : kawasan pelestarian alam yg dikelola, dimanfaatkan untuk kegiatan ilmu pengetahuan, pendidikan dan pelatihan, serta rekreasi dan pariwisata.
2.      Cagar Alam : daerah yg kelestarian hidup tumbuh-tumbuhan dan binatang (flora dan fauna) yg terdapat di dalamnya dilindungi oleh undang-undang dr bahaya kepunahan.
3.      Suaka Margasatwa : cagar alam yg secara khusus digunakan untuk melindungi binatang liar di dalamnya.
4.      Plasma Nutfah : substansi yg mengatur perilaku kehidupan makhluk secara turun-temurun sehingga populasi mempunyai sifat yg membedakannya dari populasi lain, umumnya terdapat pada sekumpulan individu yg menyebar secara acak dlm populasi tersebut.
5.      Kebun Raya : kebun yg sangat luas tempat memelihara berbagai tumbuhan (spt Kebun Raya Bogor di Bogor), baik untuk penelitian maupun sbg tempat rekreasi.
6.      Hutan Lindung : hutan yg mempunyai keadaan alam demikian rupa sehingga mempunyai pengaruh baik thd tanah, alam sekelilingnya, dan tata air perlu dipertahankan dan dilindungi.
7.      Hutan Wisata : kawasan hutan yg dibina dan dipelihara secara khusus guna kepentingan pariwisata dan wisata berburu.
8.      Taman Wisata : hutan wisata yg memiliki keindahan alam, baik keindahan nabati, hewani, maupun alam itu sendiri yg mempunyai corak khas untuk dimanfaatkan bagi kepentingan rekreasi dan kebudayaan.
9.      Pelestarian In Situ : Pelestarian satwa sesuai habitat aslinya.
10.  Pelestarian Eks Situ : Pelstarian satwa diluar habitat aslinya.

F.     Kepadatan Populasi
1.      Teori Thomas Robert Malthus
“bahwa laju peningkatan produksi pangan mengikuti deret hitung dan laju pertumbuhan penduduk mengikuti deret ukur”.
2.      Efek dari kepadatan populasi atau penduduk
-          Berkurangnya lahan pertanian
-          Berkurangnya ketersedian udara bersih
-          Terjadinya kerusakan lingkungan
-          Berkurangnya ketersediaan air bersih
-          Kekurangan makanan
-          Lingkungan kumuh (banyak sampah)

0 Response to "RANGKUMAN BEBERAPA MATERI UJIAN NASIONAL ILMU PENGETAHUAN ALAM BIOLOGI SMP 2014"

Posting Komentar